Dari pengalaman-pengalaman hidup yang penulis rasakan bahkan sampai detik ini, penulis belum benar-benar bisa mengamalkan arti sabar dan ikhlas itu dengan sebenar-benarnya. terkadang masih terbesit rasa sedih, sakit hati dan kecewa menerima perlakuan orang lain, menerima keadaan yang terkadang tidak kita ingini, apa yang terjadi tidak sesuai harapan bahkan karena hal-hal tersebut kita menjadi cederung terbakar emosi, kesal dan marah. Astagfirullah hal adzim..
Sebenarnya apa makna dari kata Sabar itu sendiri???
Sabar menurut bahasa berarti menahan dan mengekang (al-habs wa al-kuf).. Di antaranya disebutkan pada QS.Al-Kahfi[18]: 28 “Dan tahanlah dirimu bersama dengan orang-orang yang menyeru Rabbnya di pagi dan di senja hari dengan mengharap keridhaanNya, dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka.”
Kebalikan sabar adalah jaza’u (sedih dan keluh kesah), sebagaimana di dalam firman Allah QS. Ibrahim [14]: 21, “…sama saja bagi kita mengeluh ataukah bersabar. Sekali-kali kita tidak mempunyai tempat untuk melarikan diri.”
Secara terminologis sabar berarti menahan diri dari segala sesuatu yang tidak di sukai karena mengharap ridha Allah.Yang tidak di sukai itu tidak selamanya terdiri dari hal-hal yang tidak di senangi seperti musibah kematian, sakit, kelaparan dan sebagainya, tapi juga bisa berupa hal-hal yang di senangi. Sabar dalam hal ini berarti menahan dan mengekang diri dari memperturutkan hawa nafsu.
Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Ad-Dunia, Nabi Muhammad Shallallahu'Alaihi Wasallam membagi sabar menjadi tiga tingkatan,yaitu :
1.Kesabaran dalam menghadapi musibah
2.Kesabaran dalam mematuhi perintah Allah Subhannahu Wa Ta'ala, dan
3.Kesabaran diri untuk tidak melakukan maksiat.
Macam-Macam Sabar:
1.) Sabar menerima cobaan hidup.
Cobaan hidup, baik fisik maupun non fisik, akan menimpa semua orang baik berupa lapar, haus, sakit, rasa takut, kehilangan orang-orang yang di cintai, kerugian harta benda dan lain sebagainya. Cobaan seperti itu bersifat alami, manusiawi, oleh sebab itu tidak ada seorang pun yang dapat menghindar.Yang diperlukan adalah menerimanya dengan penuh kesabaran, seraya memulangkan segala sesuatunya kepada Allah Subhannahu wa Ta'ala.
2.) Sabar dari Keinginan Hawa Nafsu.
Hawa nafsu menginginkan segala macam kenikmatan hidup,kesenangan dan kemegahan dunia. Untuk mengendalikan segala keinginan itu di butuhkan kesabaran. Jangan sampai semua kesenangan hidup dunia itu membuat orang lupa diri apa lagi lupa Allah Subhannahu wa Ta'ala.
3.) Sabar Dalam Taat Kepada Allah Subhannahu Wa Ta'ala
Dalam menaati perintah Allah, terutama dalam beribadah kepada-Nya di perlukan kesabaran.
4.) Sabar Dalam Berdakwah .
Jalan dakwah adalah jalan panjang berliku-liku yang penuh dengan segala onak dan duri. Seseorang yang melalui jalan ini harus memiliki kesabaran.^^
5.) Sabar Dalam Perang.
Dalam peperangan sangat di perlukan kesabaran, apalagi menghadapi musuh yang lebih banyak atau lebih kuat. Dalam keadaan terdesak sekali pun, seorang prajurit Islam tidak boleh lari meninggalkan medan perang, kecuali sebagai bagian dari siasat perang ( QS. Al-Anfal 15-16 ).
6.) Sabar Dalam Pergaulan.
Dalam pergaulan sesama manusia baik antara suami isteri, antara orang tua dengan anak, antara tetangga dengan tetangga, antara guru dan murid, atau dalam masyarakat yang lebih luas, akan ditemui hal-hal yang tidak menyenangkan atau menyinggung perasaan. Oleh sebab itu dalam pergaulan sehari-hari di butuhkan kesabaran sehingga tidak cepat marah, atau memutuskan hubungan apabila menemui hal-hal yang tidak di sukai.
Keutamaan Sabar
Sifat sabar dalam Islam menempati posisi yang istimewa. Al-Qur’an mengaitkan sifat sabar dengan bermacam-macam sifat mulia lainnya. Antara lain di kaitkan dengan keyakinan, syukur, tawakkal, dan taqwa.mengaitkan satu sifat dengan banyak sifat mulia lainnya menunjukkan betapa istimewanya sifat itu. Karena sabar merupakan sifat mulia yang istimewa, tentu dengan sendirinya orang-orang yang sabar juga menempati posisi yang istimewa.
Imbalan Orang Yang Sabar
1.Dapat berdampingan dengan Allah
2.Memperoleh berita yang menyenangkan
3.Bertemu dengan Allah dalam keadaan tidak berdosa
4.Di beri pahala yang berlipat
5.Terbebaskan dari siksa api neraka
6. Di cintai oleh Allah Subhannahu wa Ta'ala.
Subhanallah,,
Di setiap kejadian yang terjadi kepada kita pada menyimpan hikmah tersendiri bagi kita yang mau berpikir.
Saudaraku, ternyata banyak sekali hikmah dan manfaat dari pentingnya kita memiliki sifat sabar itu. Penulis sendiri juga menyadari dan merasakan bahwa tidak ada obat mujarab yang bisa menyembuhkan luka hati dan memberikan kekuatan hati ketika diuji oleh Allah (baik dengan kesenangan atau kesusahan), selain dengan Sabar...
kemarahan kita, kekesalan kita, tidak akan mampu merubah apapun yang sudah menjadi ketentuan_Nya. Jadi, daripada membuang energi untuk hal-hal yang tidak manfaat, menyesali segala yang telah terjadi, menyalahkan orang lain bahkan diri sendiri, akan lebih baik jika kita mencoba untuk mengambil sikap Sabar. Selain kita bisa menghindari diri untuk tidak melakukan hal-hal negatif yang jelas akan merugikan diri kita sendiri, kita juga dapat semakin dekat dengan Allah karena Allah selalu beserta orang-orang yang sabar...
Semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk pembaca sekalian, semoga tulisan ini juga bisa menjadi pengingat bagi penulis untuk tidak lupa dan mau terus belajar untuk mengamalkan sikap sabar itu dalam menjalani kehidupan di dunia ini hingga akhir menutup mata nanti.. Insya Allah. Aamiin
Barrakkallahu...
-to be continued-
Wassalamu'alaikum..
Yogyakarta 20 & 22 Juli 2014
Penulis
Referensi :
https://www.facebook.com/Kaze.Kate/posts/495880810453823
Curahan Hati Penulis